Senin, 17 September 2012

ARAPAIMA

-->
ARAPAIMA___the great thinking the great to do…….
Itulah jargon perikanan yang menggema di sepanjang Pantai Sadranan Gunung Kidul, saat makrab  jumat 14 september- minggu 16 september 2012.
Sekitar pukul 13.00 WIB, peserta dan panitia makrab telah berkumpul di gedung perikanan. Semua telah siap berangkat menuju pantai Sadranan menggunakan bus. Setelah menempuh perjalanan yang ekstrem karena jalannya yang berkelok-kelok mengocok perut, akhirnya sampai juga sekitar pukul 16.00 WIB. Malam keakraban yang bertema survival itu benar-benar berkesan, terutama bagi saya dan teman-teman yang merupakan peserta. Rasa takut ngga dapet koin dan ngga bisa makan sempat menghantui pikiran kita hehe, maka ada juga yang bikin jargon  “demi makan kuputuskan urat maluku”, “isin ra wareg” wkwk. Acaranya seru banget nih ya ada out bond, games, pensi, upacara tahunan, bakar-bakaran ikan, de-el-el. Kita juga bertemu dengan kakak angkatan 2009, 2010 juga yang tentunya ngga kalah kocaknya. Alhamdulillah, indahnya pasir putih pantai Sadranan,  indahnya ombak dan batu karang, kocaknya teman-teman fish 12 juga kakak angkatan 2011,2010 dan 2009, mampu mengalahkan rasa capek, ngantuk dan lapar. See you next time Sadranan Beach. Mengingat cerita bersamamu, sulit mengungkapkan dengan kata-kata. Terimakasih untuk semua kakak panitia makrab yang telah membimbing dan mengarahkan kami. Semoga sukses kuliahnya ya.

Senin, 17 September 2012

Minggu, 22 Juli 2012

Syair-syair

"Apple Exhibition" karya Mega

-->

Aku tak tahu bagaimana terang itu datang, baru sedetik saja aku menghadap ke barat, langit timur telah terang, terangnya menyebar ke sekelilingku

Aku juga tak tahu bagaimana gelap itu datang, baru beberapa detik aku masuk ke dalam rumah, tiba2 di luar gelap

Aku tak tahu bagaimana bunga mekar, aku tunggu, tak juga melihat bunga yang mekar, baru beberapa jam aku tertidur, bunga2 itu telah bermekaran

Aku tak tahu bagaimana kamu datang, yang aku tahu, aku tak bisa melupakanmu

Aku tak tahu bagaimana kamu pergi, baru aku menyadari saat tak ada kabar tentangmu, dan rasaku begitu sepi

Semua yang datang dan pergi kadang tak sesuai keinginan kita, mungkin inilah cara alam menghibur kita, seperti mengerjai kita

Lihat saja ketika hujan, kamu tak membawa payung dan hujan tak jua reda, kamu menerobos diantara rintik hujan yang tersebar merata, keesokan harinya kamu pun membawa payung, tapi yang terjadi adalah hujan tak datang, hehe, alam sedang menghiburmu, mengerjaimu, terkadang sampai kamu kesal, namun janganlah sampai memaki-makinya, ketika kita menerimanya sebagai suatu persahabatan, pasti hatimu tetap bahagia, apapun keadaannya

Aku menyadari, selalu ada yang datan dan pergi, sekalipun kamu pergi aku tetap menyayangimu, aku tetap bersyukur karena Yang Maha Kuasa telah memberiku kesempatan mengenalmu, mengenalmu merupakan moment yang sangat berharga, karena kamu memberiku pengalaman, mengajariku bersabar, aku menyayangimu tak membutuhkan balasan, jangan pernah kau merasa tak enak, biarlah, biarlah karena aku telah memilih, aku baik-baik saja.


(22 juli 2012)