dalam perjalanan menggapai mimpi ini, aku tak akan melupakan semuanya, saat dimana aku sendiri, melalui sebuah perjalanan yang panjang, antara bergerak dan menanti, suatu ketika aku akan bercerita, dan kamu bercerita
Ini nih suasana saat APPLE EXHIBITION ^.^. APPLE EXHIBITION merupakan pameran karya seni rupa siswa-siswi kelas XII IA1 SMA N 1 Kutowinangun Tahun Ajaran 2011/2012. Pameran ini digelar pada tanggal 7 April 2012.
Siswa-siswi lulusan SMANSAKU tahun 2011/2012 merupakan lulusan yang pertama kali menggelar pameran seni rupa, karena sebelumnya hanya ada pagelaran musik. Nah, mulai tahun ini para siswa kelas XII mendapatkan pendidikan seni pilihan yaitu seni musik dan seni rupa. Jadi, pagelaran musik juga masih tetap diadakan.
Berikut ini sepatah duapatah foto saat APPLE EXHIBITION
Sabtu 29 September 2012 Praktikum Lapangan
Avertebrata Air I Universitas Gajah Mada Tahun Ajaran 2012/2013
Alhamdulillah, puji syukur kami ucapkan pada Alloh SWT karena atas
Rahmat-Nya praktikum lapangan avertebrata air bisa berlangsung dengan lancar.
Praktikum lapangan ini bertempat di pantai Sepanjang, gunung kidul.
Praktikum ini bertujuan agar praktikan dapat melihat fauna avertebrata secara
langsung di lapangan. Berikut ini gambaran teknisnya
1. Membentagkan tali sejauh 30 m ke arah pantai dan 5 m ke arah pesisir
2. Membagi daerah
bentangan tali menjadi 3 bagian, masing-masing 10 m.
3. Mengamati,
menghitung dan mengambil sampel fauna avertebrata air pada stasiun 1 ( 0-10 m),
stasiun 2 (10-20 m) dan stasiun 3 (20-30 m).
Kami
menemukan berbagai macam hewan avertebrata air, for example bintang ular laut,
kelinci laut, tripang laut, spons, bulu babi, berbagai macam mollusca dan
arthropoda, de-el-el. Fauna yang ditemukan di masing-masing stasiun
berbeda-beda.
Faktor-faktor yang mempengaruhi
keragaman organisme yang hidup pada daerah pasang surut, yaitu suhu, gerakan
ombak, salinitas, faktor-faktor lain (Nybakken, 1992).
Itulah jargon perikanan yang menggema di
sepanjang Pantai Sadranan Gunung Kidul, saat makrab jumat 14 september- minggu 16 september 2012.
Sekitar pukul 13.00 WIB, peserta dan
panitia makrab telah berkumpul di gedung perikanan. Semua telah siap berangkat
menuju pantai Sadranan menggunakan bus. Setelah menempuh perjalanan yang
ekstrem karena jalannya yang berkelok-kelok mengocok perut, akhirnya sampai
juga sekitar pukul 16.00 WIB. Malam keakraban yang bertema survival itu
benar-benar berkesan, terutama bagi saya dan teman-teman yang merupakan
peserta. Rasa takut ngga dapet koin dan ngga bisa makan sempat menghantui
pikiran kita hehe, maka ada juga yang bikin jargon “demi makan kuputuskan urat maluku”, “isin ra
wareg” wkwk. Acaranya seru banget nih ya ada out bond, games, pensi, upacara
tahunan, bakar-bakaran ikan, de-el-el. Kita juga bertemu dengan kakak angkatan
2009, 2010 juga yang tentunya ngga kalah kocaknya. Alhamdulillah, indahnya
pasir putih pantai Sadranan, indahnya ombak dan batu karang, kocaknya teman-teman fish 12 juga kakak angkatan
2011,2010 dan 2009, mampu mengalahkan rasa capek, ngantuk dan lapar. See you
next time Sadranan Beach. Mengingat cerita bersamamu, sulit mengungkapkan
dengan kata-kata. Terimakasih untuk semua kakak panitia makrab yang telah
membimbing dan mengarahkan kami. Semoga sukses kuliahnya ya.
Aku tak tahu bagaimana terang itu datang, baru
sedetik saja aku menghadap ke barat, langit timur telah terang, terangnya
menyebar ke sekelilingku
Aku juga tak tahu bagaimana gelap itu datang, baru
beberapa detik aku masuk ke dalam rumah, tiba2 di luar gelap
Aku tak tahu bagaimana bunga mekar, aku tunggu, tak
juga melihat bunga yang mekar, baru beberapa jam aku tertidur, bunga2 itu telah
bermekaran
Aku tak tahu bagaimana kamu datang, yang aku tahu,
aku tak bisa melupakanmu
Aku tak tahu bagaimana kamu pergi, baru aku
menyadari saat tak ada kabar tentangmu, dan rasaku begitu sepi
Semua yang datang dan pergi kadang tak sesuai
keinginan kita, mungkin inilah cara alam menghibur kita, seperti mengerjai kita
Lihat saja ketika hujan, kamu tak membawa payung
dan hujan tak jua reda, kamu menerobos diantara rintik hujan yang tersebar
merata, keesokan harinya kamu pun membawa payung, tapi yang terjadi adalah
hujan tak datang, hehe, alam sedang menghiburmu, mengerjaimu, terkadang sampai
kamu kesal, namun janganlah sampai memaki-makinya, ketika kita menerimanya
sebagai suatu persahabatan, pasti hatimu tetap bahagia, apapun keadaannya
Aku menyadari, selalu ada yang datan dan pergi,
sekalipun kamu pergi aku tetap menyayangimu, aku tetap bersyukur karena Yang
Maha Kuasa telah memberiku kesempatan mengenalmu, mengenalmu merupakan moment
yang sangat berharga, karena kamu memberiku pengalaman, mengajariku bersabar,
aku menyayangimu tak membutuhkan balasan, jangan pernah kau merasa tak enak,
biarlah, biarlah karena aku telah memilih, aku baik-baik saja.